DIBALIK JILBABMU
Paras cantikmu seakan kau bagaikan bidadari tak bersayap.
Tutur katamu nan elok bagai wanita berlisptikan madu.
Lekuk tubuhmu nan indah berlapiskan kain sutra.
Dan bayangan rambut terurai dibalik lipatan jilbabmu.
Para kurcaci kehidupan tak kuasa mengalihkan tatapan tajam.
Membiarkan penglihatan tak menyatukan rumput kecil yang memagar
lembut.
Membiarkan sebuah gua rongga terbuka mengalirkan cairan es
meleleh.
Yang seakan terbuai dalam jerat pesonamu.
Wahai Kau Wanita Berjilbab.....
Tahukah kau akan sejuta pesona yang kau taburkan disetiap
tatapanmu.
Mengertikah kau akan arti kain yang melapisi benang hitam hingga
jemari pijakanmu.
Sadarkah kau akan gurauan apa yang kan terucap dunia terhadapmu.
Tapi kini...
Dunia megetahui, telah kecewa terhadapmu.
Dunia memahami, telah terluka olehmu.
Dunia menyadari, telah salah menilaimu.
Untuk apa kau lapiskan sejuta kain sutra ditubuhmu.
Untuk apa kau lantunkan elok setiap tutur katamu.
Jika kau hanya bermain layaknya kupu-kupu malam.
Jika kau hanya berlari layaknya seorang pecundang.
Karya : ETRIK
MAESAROH
like (y)
BalasHapus