Minggu, 02 Maret 2014

PUISI 2



DIBALIK JILBABMU

Paras cantikmu seakan kau bagaikan bidadari tak bersayap.
Tutur katamu nan elok bagai wanita berlisptikan madu.
Lekuk tubuhmu nan indah berlapiskan kain sutra.
Dan bayangan rambut terurai dibalik lipatan jilbabmu.

Para kurcaci kehidupan tak kuasa mengalihkan tatapan tajam.
Membiarkan penglihatan tak menyatukan rumput kecil yang memagar lembut.
Membiarkan sebuah gua rongga terbuka mengalirkan cairan es meleleh.
Yang seakan terbuai dalam jerat pesonamu.

Wahai Kau Wanita Berjilbab.....
Tahukah kau akan sejuta pesona yang kau taburkan disetiap tatapanmu.
Mengertikah kau akan arti kain yang melapisi benang hitam hingga jemari pijakanmu.
Sadarkah kau akan gurauan apa yang kan terucap dunia terhadapmu.

Tapi kini...
Dunia megetahui, telah kecewa terhadapmu.
Dunia memahami, telah terluka olehmu.
Dunia menyadari, telah salah menilaimu.

Untuk apa kau lapiskan sejuta kain sutra ditubuhmu.
Untuk apa kau lantunkan elok setiap tutur katamu.
Jika kau hanya bermain layaknya kupu-kupu malam.
Jika kau hanya berlari layaknya seorang pecundang.
                                               
                        Karya              : ETRIK MAESAROH

1 komentar: