MATI DALAM MIMPI
Ketika Pagi Menggantikan sang
Malam
Ketika Mentari mulaiMenghangatkan
Tubuh dari Kedinginan
Mencoba Beranjak dari
Terbaringnya Tubuh ini
Berlari dan Menghampiri Jendela
Gubuk yang terpancar Sinar Sang Fajar
Memegang erat barisan besi hitam
yang memagar
“,,”
Kemudian Meratakan Wajah Kedepan
tempat Penglihatan
Mengangkat Dagu keatas tempat
Khayalan
Dan akhirnya Menundukan Kepala
kebawah tempat Pijakan
Merasakan sipenggerak dan
sipelangkah terkunci gelang alumunium putih
Seakan terasa berada diJeruji
Besi Teror Kehidupan
“,,”
Hembusan Nafas terasa terpenggal
dalam dada ini
Alunan Suara Merdu terasa
terkunci dalam mulut ini
Derasnya aliran airmata membahasi
pipi dari sudut ke sudut
Kerasnya Suara Panggilan yang
semakin menusuk masuk gendang telinga
Yang belum sempat dimengerti
kenapa tubuh ini terasa mati
“,,”
Mungkinkah ini hanya sebuah mimpi
Sepertinya tidak, karena sulit
terbangun dari tidur buruk ini
Ataukah ini adalah sebuah
kenyataan
Sepertinya tidak, karena sulit
menggerakan tubuh ini
Wahai Pencipta Kemanakah Raga ini
dan Kau Jadikan Apa semua ini
“,,”
Jantung yang terasa Tak berdetak
menghentikan waktu
Mata yang terasa tak Berkedip
menjauhkan pandangan
Mulut yang terasa tak Terucap
menghilangkan Pemahaman
Dan Tubuh yang terasa tak
Bergerak menunda setiap perjalanan
Hingga Terkulai Pasrah menanti
apa yang akan terjadi
.
. .
Karya
: Etrik Maesaroh
bagus nonk
BalasHapusterimakasih @yan ohle.... :-)
BalasHapusbagus karyannya . lanjutkan :)
BalasHapus